Sabtu, 21 Mei 2016

UNTUKMU YANG SEDANG MEMPERBAIKI DIRI, BERBAHAGIALAH! ALLAH SEDANG MENYIAPKAN JODOH YANG BAIK & SEBANDING DENGANMU.

0



UNTUKMU YANG SEDANG MEMPERBAIKI DIRI, BERBAHAGIALAH! ALLAH SEDANG MENYIAPKAN JODOH YANG BAIK & SEBANDING DENGANMU.



Kegagalan masa lalu hanya cara Allah agar kita jadi pribadi yang lebih baik di hari ini.
Janganlah bersedih!

Saat sadar bahwa ada kekurangan pada diri, janganlah hanya berdiam!
Perbaiki dan layakkan dirimu untuk dia di masa depan.
Kamu yang sedang memperbaiki dirimu, pasti akan bertemu dia yang juga berusaha melayakkan dirinya.

Karena, bukankah jodoh adalah cerminan diri?
Maka, janganlah bersedih dan berputus asa, tersenyum dan teruslah layakkan dirimu.
Hingga saatnya kau dan ia akan saling menemukan dan menghargai karena sama-sama berusaha menjadi yang terbaik dan saling mencintai.

Tak ada yang salah dengan masa lalu mu yang mungkin pernah diwarnai dengan tinta hitam. Itu hanyalah bagian dari cara Allah untuk melayakkan mu sebelum bertemu dengan kekasih sesungguhnya.

Sahabat, semoga Allah memberimu pasangan terbaik, yang kan bersanding denganmu samapai ujung usia dan di akhirat-Nya. Hingga akhirnya, engkau bisa bersyukur karena menemukannya yang bisa melengkapimu sebagai pasangan di semua rasa, sebagai saudara untuk mengingatkan, dan sebagai sahabat untuk berbagi cerita.Ya, ia yang terbaik, yang telah dipersiapkan Allah.

Jumat, 20 Mei 2016

Kaulah cinta pertamaku

0

Image result for gambar cinta pertama

Masih kuingat dengan jelas bagaimana aku menahan perasaanku kepada setiap pria yang datang menyatakan cinta kepadaku. Waktu itu aku masih duduk dibangku SMK dan aku masih belum berani untuk bermain cinta.
Sedari dulu aku sudah berkomitmen pada diri sendiri untuk tidak berpacaran selama bersekolah. meski diam-diam aku juga ingin seperti mereka yang merasakan kisah kasih disekolah, namun buru-buru ku tepiskan keinginan itu. Akhirnya upayaku untuk melawan perasaanku untuk tidak berpacaran akhirnya berhasil hingga aku menamatkan diri dari bangku sekolah.
Dari beberapa pria yang datang menyatakan cinta kepadaku dengan semua tetek bengek rayuannya, hanya kamu yang mampu membuatku mencari dan terus bertanya tentang rasa yang tak biasa kurasakan, bahagia bila ada kamu disampingku dan sesak bila tak ada kabar sehari darimu. apakah aku benar-benar telah jatuh cinta denganmu? Ya, aku positif jatuh cinta denganmu dan aku mengaku kalah melawan perasaaanku sendiri. 
Tak pernah hati ini merencanakan untuk memilihmu, merecanakan untuk senantiasa memikirkanmu. entah apa, kau dengan begitu mudah nya hadir menyelinap dalam hati dan fikiranku.
Aku mengenalmu, dan dari sini semuanya dimulai, Aku tak berkata apapun. Aku tak pernah tau jika aku diharuskan untuk masuk kedalam kelasmu waktu itu dan aku tidak pernah sadar ketika teman mu menyorakiku dengan menyebut namamu. Apa maksud mereka? Aku mencoba untuk bersikap layaknya orang tidak tau apa apa, toh memang pada kenyataanya aku tidak mengetahui apapun tentang apa yang telah kau ceritakan pada temanmu itu. Dulu, aku hanyalah gadis polos yang tidak tau apa apa, mungkin kekaguman ku pada dirimu itu hanyalah hal biasa yang mungkin semua adik kelas pernah melakukan pada sosok kaka kelasnya.
Aku mungkin awalnya hanya bersikap biasa saja, tapi ada rasa yang aneh dalam diri ini terhadapmu, apakah ini cinta? Tapi aku sama sekali tidak menggubris perasaanku, karena aku tau terlalu banyak kaum hawa yang tertarik pada sosokmu, mungkin aku kalah dengan mereka semua, apalah diriini jika dibanding dengan mereka.
Oke, kemudian aku mencoba mundur, aku hentikan semua rasa yang ada pada diriku, ini belum saatnya, perjalanku masih panjang, belum saatnya untuk aku memikirkan tentang cinta, apalah itu cinta jika hanya membuat orang sakit hati saja. Dari dulu, aku memang sudah putuskan untuk focus dan tidak memikirkan itu. Tapi ternyata aku kalah dengan hatiku, kau terus hadir dalam hidupku. kelakuanmu, keanehanmu, sikap kesederhanaanmu, kesabaranmu, akhlak dan kepribadianmu, dan kau begitu berbeda. Aku tertarik pada sosokmu, hanya kamu, kau tau? Just is you.
Aku tau semua kekuranganmu, tapi hal itu tak pernah meluputkan hati dan perasaanku padamu, aku tau bagaimana kau marah, kau kesal, aku tau semuanya tentang mu. Aku tak perlu mencari informasi apapun tentangmu, semua itu mengalir hadir dihadapanku, dan aku? Aku hanya mencoba bersikap biasa saja, karena aku tau kau akan malu sekali dihadapan mereka, oke aku diam, untukmu, aku mencoba menjaga perasaanmu.
Aku sempat menjadi orang bodoh hanya karena kamu, aku tidak mengerti apa yang terjadi pada diriku? Inikah cinta?

Haruskah aku jujur padamu? Bahwa aku mencintaimu hingga detik ini. Bahkan aku takut, takut jika rasaku ini menandingi rasa cintaku pada Nya. Lantas apa yang harus aku lakukan? Kau tetap hadir, bahkan ketika kau telah lulus tahun lalu, aku tetap saja belum bisa melupakanmu, hingga saat ini adalah tahun kelulusanku. 3 tahun, 3 tahun aku pendam rasa ini padamu, menyimpan namamu dalam hatiku.
Aku tidak berharap bahwa kita akan bersama suatu saat nanti, aku tak dapat menyalahi takdir, bahwa ternyata kau tidak pernah mencintaiku. Sakit memang, tapi apa yang harus aku lakukan? Memaksamu untuk mencintaiku? Kurasa itu hal egois. Aku putuskan untuk melepasmu, melepasmu menjauh dari hidupku, ini adalah cara terakhir ku, dan semoga berhasil, walau pada kenyataan nya cara ini terbilang gagal untuk usahaku tahun tahun lalu.
Aku sadar bahwa kau telah mencintai wanita lain dan itu adalah temanku sendiri, dan memang mungkin dia lebih baik dari ku. Oleh karena itu, insyaAllah kau ikhlaskan kau dengannya. kupasrahkan diri kepadaNya dan membiarkan semua berjalan apa adanya
Kuserahkan semua jalan takdirku kepada Sang Pemilik Cinta, bila memang kau ditakdirkan untukku, kamu akan kembali denganku dengan cara yang lebih mengagumkan.
Ku biarkan kamu terbang sesuka hatimu, pergilah dan temui perempuan yang benar-benar mencintaimu dengan tulus, yang membuat dirimu hampa bila dia tak berada disisimu.
Mungkin aku pernah berharap, untuk hadirkan rasa cinta kedalam hatimu untukku walaupun hanya beberapa hari saja, bahkan jam, hingga menit untukku.
Aku mencintai mu tulus, cinta ini ku beri tanpa menuntut kau untuk membalasnya. Bagi ku melihat mu tersenyum dan bahagia itu saja sudah sangat membahagiakan ku. Apa yang lebih penting dari pada kebahagiaan mu?. Aku yakin semua pasti indah pada saat nya bila memang engkau bukan takdir ku, biarkan rasa ini tetap ku simpan. Aku selalu ingin melihat mu tersenyum meskipun aku tidak pernah disisi mu. Aku tidak menganggap cinta ini sebagai beban namun sebagai penghias hati ku yang kosong, terimakasih engkau telah menjadi salah satu sumber kebahagiaan ku selama ini.

Ketika aku pergi, jangan pernah kau mencariku kembali, karena aku tidak akan mengulang kesalahanku untuk sakit hati yang kesekian kalinya.
Aku pergi hanya untuk mempersiapkan diri tuk menjadi yang lebih baik lagi, menjadi seorang wanita yang benar benar wanita muslimah sejati. Aku takkan sia siakan hidupku lagi hanya karena dan untukmu. Aku putuskan ini semua selesai, kita selesai.
Suatu saat nanti, jika memang kita ditakdirkan untuk bertemu, Allah pasti akan pertemukan kita dengan jalan manapun yang ingin Dia kehendaki.
Aku sekarang mengerti apa arti cinta, cinta tak pernah punya alasan untuk mencintai, cinta tak pernah punya alasan untuk melepaskan, cinta tak pernah punya alasan agar kau bahagia meski ku terluka.
Luka yang aku rasakan tahun lalu, karena aku mencintaimu, itu adalah satu pengorbananku untuk cintaku, hingga aku terpisahkan oleh sahabatku sendiri, hanya karena mu. Aku relakan hatiku untuknya untukmu. Meski terkadang hati ini sakit sekali rasanya.
Kau tau? Setiap malam aku menangis, kemana sahabatku? Sahabatku hilang ketika aku mencintaimu, aku kehilangan sahabatku karena aku mencintaimu, harus sepedih inikah? Memilih diantara dua pilihan, antara cintaku dan sahabatku. Oke! Aku putuskan untuk pergi meninggalkan mu, karena aku tidak ingin kehilangan sahabatku begitu saja. Aku rasa bodoh jika aku memilihmu, kau yang sama sekali tidak pernah mencintaiku dan kemudian aku harus kehilangan sahabatku juga hanya karenamu?
Baiklah, aku putuskan untuk mengatakan “kak, aku benci kaka, aku sangat sangat benci kaka, jangan temui aku lagi, kita selesai, ini semua selesai”.
Dan aku mengerti, kau begitu bertanya Tanya tentang perkataanku, lantas apa yang harus aku lakukan? Haruskah aku biarkan sahabatku pergi begitu saja? Dan ia relakan untuk meninggalkan semuanya hanya agar tidak bertemu denganku? Yaampun ka, sakit sekali rasanya, kau sadarkah itu?
Aku menjaga namamu dengan penuh usaha yang aku bisa, tapi begini kah akhirnya? Sakit.
Aku seperti padang pasir yang tandus.

Mungkin begitu banyak ujian yang aku hadapi ketika aku mencintaimu, aku tak mengerti bagaimana cara memaknai maksud Allah atas kejadian yang telah aku hadapi. Inikah yang dinamakan perjuangan?
Cukup, aku putuskan ini semua selesai.
Kau tidak perlu hawatir, kau akan tetap menjadi my first love entah akan sampai kapan, tapi aku beruntung bisa mengenalmu, kau telah mengajariku banyak hal. Terimakasih untuk semuanya. Terimakasih untuk pelangi yang telah kau lukis dalam hidupku.
Kita bertemu karena Allah izinkan untuk kita bertemu, dan itu dengan sebuah alasan. Mungkin saat ini kita belum tau apa sebenernya Alasan yang Allah berikan untuk semua ini, suatu saat nanti kita akan sama sama menyaksikan bagaimana cara Allah menunjukan alasan bahwa kita telah dipertemukan.

Aku tidak mengerti mengapa harus kamu yang menjadi satu-satunya didalam hatiku.
Banyak orang yang kutemui tetapi harus kau yang pada akhirnya yang ada dihatiku.
Cinta bukan suatu kebetulan. Cinta bisa menghubungkanmu denganku. Hanya hati yang tau jawabannya. Siapakah yang ada dimimpiku.. kamulah yang telah kutunggu-tunggu. Karena hatiku meminta.. karena hatiku berkata. Ada untukmu selamanya.
Karena hatiku tak pernah bimbang. Bahwa kamulah satu-satunya. Aku tak perlu banyak alasan. Itu karena hatiku telah memilihmu.
Kita tak berkata apapun, biar kesunyian yang berbicara. Dunia pun melambat. Bahkan waktupun berhenti. Jangan ada yang memisahkan kita.
Tidak tau berapa lama itu, bahwa aku harus menolak segala sedih hati. Menyembunyikan semua kebenaran dihatiku. Setiap kali kita bertemu. Setiap kali kau menolongku.
Aku hanya berpura-pura bertahan.. tahukah kau betapa aku menahan diriku?
Dapatkah kau dengar itu? Hatiku…
Memberitahumu bahwa aku mencintaimu. Tapi aku tidak bisa mengungkapkan perasaanku yang sebenarnya. Bisakah kau dengar itu? Hatiku…

Menanti kau membukannya. Hanya dapat berharap kau akan mengetahhuinya.. suatu hari nanti…

Selasa, 17 Mei 2016

Masih Tentang Dia

0

Tentang Dia
Dia adalah pendo’a untukku yang tak dikenalnya
Dia adalah penanti diriku yang tak diketahuinya
Dia adalah perindu diriku yang tak tersapa olehnya
Tahukan Dia
Pun aku pendo’a untuknya yang tak ku kenal siapa dia
Pun aku penanti dirinya yang tak ku ketahui siapa dia
Pun aku perindu dirinya yang pernah ku sapa dirinya
Masih Tentang Dia
Dia adalah penyempurna separuh agamaku
Dia adalah bagian dari cerita masa depanku
Dia adalah teman dalam perjalanan hidupku
Tahukah Dia
Pun aku adalah penyempurna separuh agamanya
Pun aku adalah bagian dari cerita masa depannya
Pun aku adalah teman dalam perjalanan hidupnya
Masih Tentang Dia
Tersirat asa untuk bisa saling menyapa
Terbesit do’a untuk segera berjumpa

Tahukah Dia

0

Tentang Dia
Dia yang tak mengenalku
Namun menghadirkanku dalam do’a
Meski tanpa menyebut namaku
Tentang Dia
Yang merindukan aku yang tak dikenalnya
Yang menantikan aku yang tak diketahuinya
Tahukah Dia
Pun aku menghadirkan dia dalam do’a
Meski aku tak mengenalnya , tak tahu namanya
Pun aku merindukan dia, menantikan dia
Tentang Dia
Dia yang sedang menata hatinya
Dia yang sedang menjaga cintanya
Dia yang sedang membenahi akhlaknya
Tahukah Dia
Pun aku sedang menata hatiku, menjaga cintaku
Dan aku juga sedang membenahi akhlakku
Tentang Dia
Namanya tertulis dalam lauhul mahfudz untukku
Dirinya kekasih pilihan pemilik takdir kepadaku
Tahukah Dia
Namaku tertulis dalam lauhul mahfudz untuknya
Diriku kekasih pilihan pemilik takdir kepadanya

Senyum Itu

0

Saat keheningan berbisik padaku
Saat ketiadaan cahaya menyapa
Saat angin berusaha menawanku
Senyum itu terlihat
Bagai cahaya
Bagai Suara
Bagai Sentuhan
Itukah simpul bahagia mu?
Jika senyum itu bahagiamu
Jika senyum itu penawarmu
Jika senyum itu harapanmu
Kata Ku akan tak berarti
Kalimat Ku akan terhenti
Ingin Ku menyatu bersama sepi
Dan menyapamu sebagai mentari
Ketika ku buka lembaran kertas
Senyummu terhenti disetiap bait yang ku tulis

Akankah senyuman itu akan hadir oleh, untuk dan karenaku?

Bila Aku Jatuh Cinta

0

Bila Aku Jatuh Cinta
Oleh : Chandra Sukma, Yogyakarta
Ya Allah, jika aku jatuh cinta,
cintakanlah aku pada seseorang yang
melabuhkan cintanya pada-Mu,
agar bertambah kekuatan ku untuk mencintai-Mu.
Ya Muhaimin, jika aku jatuh cinta,
jagalah cintaku padanya agar tidak
melebihi cintaku pada-Mu
Ya Allah, jika aku jatuh hati,
izinkanlah aku menyentuh hati seseorang
yang hatinya tertaut pada-Mu,
agar tidak terjatuh aku dalam jurang cinta semu.
Ya Rabbana, jika aku jatuh hati,
jagalah hatiku padanya agar tidak
berpaling pada hati-Mu.
Ya Rabbul Izzati, jika aku rindu,
rindukanlah aku pada seseorang yang
merindui syahid di jalan-Mu.
Ya Allah, jika aku rindu,
jagalah rinduku padanya agar tidak lalai aku
merindukan syurga-Mu.
Ya Allah, jika aku menikmati cinta kekasih-Mu,
janganlah kenikmatan itu melebihi kenikmatan indahnya bermunajat
di sepertiga malam terakhirmu.
Ya Allah, jika aku jatuh hati pada kekasih-Mu,
jangan biarkan aku tertatih dan terjatuh dalam perjalanan panjang
menyeru manusia kepada-Mu.
Ya Allah, jika Kau halalkan aku merindui kekasih-Mu,
jangan biarkan aku melampaui batas
sehingga melupakan aku pada cinta hakiki dan rindu abadi hanya kepada-Mu

Jumat, 13 Mei 2016

Tak Saling Menyapa Saudara Lebih dari 3 Hari, Bagaimana Hukumnya?

0

Assalamualaikum ukhti/akhi solihat, ini ane mau sedikit berbagi kiriman dari ISLAMPOS, buat kalian yang lagi marahan, marahnya jangan lama lama yaa. cukup 3 hari aja. terus kalo mau marah bilang gini aja "aku marah banget sama kamu, aku marah sama kamu sampe 3 hari aja, jangan tegur aku sebelum hari itu selesai", udah gitu baikan lagi deh hehe

Image result for gambar jabat tangan

Oleh: Abdullah Sholeh Hadrami, @AbdullahHadrami
DI antara langkah syetan dalam menggoda dan menjerumuskan manusia adalah dengan memutuskan tali hubungan antara sesama umat Islam.
Ironisnya, banyak umat Islam yang terpedaya mengikuti langkah-langkah syetan itu. Mereka menghindar dan tidak menyapa saudaranya sesama muslim tanpa sebab yang dibenarkan syara’. Misalnya karena percekcokan masalah harta atau karena situasi buruk lainnya.
Terkadang putusnya hubungan tersebut berlangsung terus hingga setahun. Bahkan ada yang bersumpah untuk tidak mengajaknya berbicara selama-lamanya atau bernadzar untuk tidak menginjak rumahnya. Jika secara tak sengaja berpapasan di jalan, ia segara membuang muka. Jika bertemu di suatu majlis, ia hanya menyalami orang yang sebelum dan sesudahnya, dan sengaja melewatinya.
Inilah salah satu sebab kelemahan di dalam masyarakat Islam. Karena itu, hukum syariat dalam masalah tersebut amat tegas dan ancamannya pun sangat keras.
Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,
“Tidak halal seorang muslim memutuskan hubungan dengan saudara (sesama muslim) lebih dari tiga hari. Barangsiapa memutuskan lebih dari tiga hari dan meninggal, maka ia masuk Neraka.”( HR. Abu Dawud, 5/215; Shahihul Jami’, 7635.)
Abu Khirasy Al-Aslami radhiallahu ‘anhu berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,
“Barangsiapa memutuskan hubungan dengan saudaranya selama setahun maka ia seperti mengalirkan darahnya.”( HR.Al Bukhari, Al-Adabul Mufrad, no.406; Shahihul Jami’ 6557.)
Untuk membuktikan betapa buruknya memutuskan hubungan antar sesama muslim, cukuplah dengan mengetahui bahwa Allah menolak memberikan ampunan kepada mereka. Dalam hadits riwayat Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,
“Semua amal manusia diperlihatkan (kepada Allah) pada setiap Jum’at (setiap pekan) dua kali: hari Senin dan hari Kamis. Maka setiap hamba yang beriman diampuni (dosa-nya) kecuali hamba yang antara dirinya dengan saudaranya ada permusuhan.” Difirmankan kepada malaikat: “Tinggalkanlah atau tangguhkanlah (pengampunan untuk) dua orang ini, sehingga keduanya kembali berdamai.”( HR. Muslim, 4/1988.)
Jika salah seorang dari keduanya bertaubat kepada Allah, ia harus bersilaturrahmi kepada kawannya dan kemudian memberi salam. Jika ia telah melakukannya, tetapi sang kawan menolak, maka ia telah lepas dari tanggungan dosa. Adapun kawannya yang menolak damai, maka dosa ini tetap ada padanya.
Abu Ayyub radhiallahu ‘anhu meriwayatkan, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,
“Tidak halal bagi seorang laki-laki memutuskan hubungan saudaranya lebih dari tiga malam. Saling berpapasan tapi yang ini membuang muka dan yang itu (juga) membuang muka. Yang terbaik di antara keduanya yaitu yang memulai salam.”( HR. Al-Bukhari, lihat Fathul Bari, 10/492.)
Tetapi jika ada alasan yang dibenarkan, seperti karena ia meninggalkan shalat atau terus-menerus melakukan maksiat, sedang pemutusan hubungan itu berguna bagi yang bersangkutan, misalnya membuatnya kembali kepada kebenaran atau membuatnya merasa bersalah, maka pemutusan hubungan itu hukumnya menjadi wajib. Tetapi bila tidak mengubah keadaan dan ia malah berpaling, tidak boleh memutuskan hubungan dengannya. Sebab perbuatan itu tidak membuahkan maslahat tetapi malah mendatangkan madharat. Dalam keadaan seperti ini, sikap yang benar adalah terus-menerus berbuat baik dengannya, menasehati dan mengingatkannya.( Seperti hajr (pemutusan hubungan) yang dilakukan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, kepada Ka’ab bin Malik dan dua kawannya, karena beliau melihat dalam hajr tersebut terdapat maslahat. Sebaliknya beliau menghentikan hajr kepada Abdullah bin Ubay bin Salul dan orang-orang munafik lainnya, karena hajr kepada mereka tidak membawa faedah. (Ibnu Baz).)
(Dari kitab “Muharramat Istahana Bihan Naas” karya Syaikh Muhammad bin Sholeh Al-Munajjid / alsofwah)
http://www.resepkuekeringku.com/2014/11/resep-donat-empuk-ala-dunkin-donut.html http://www.resepkuekeringku.com/2015/03/resep-kue-cubit-coklat-enak-dan-sederhana.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/10/resep-donat-kentang-empuk-lembut-dan-enak.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/07/resep-es-krim-goreng-coklat-kriuk-mudah-dan-sederhana-dengan-saus-strawberry.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/06/resep-kue-es-krim-goreng-enak-dan-mudah.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/09/resep-bolu-karamel-panggang-sarang-semut-lembut.html